Toolkit


Implementasi Satu Data

Alur Koordinasi Aktor

Perencanaan Data

Perencanaan data berperan sebagai penunjang pelaksanaan kebijakan agar dapat mencapai tujuan dari penyelenggaraan Satu Data Indonesia. Di dalam perencanaan data terdapat 2 (dua) tahapan yang akan dilakukan yaitu inventarisasi data dan harmonisasi data.

  1. Inventarisasi Data Daerah merupakan kegiatan yang dilakukan untuk dapat mempermudah pengidentifikasian data-data apa saja yang tersedia di Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Inventarisasi dilakukan dengan menggunakan formulir atau tabel yang diisi oleh masing-masing OPD yang ada di setiap daerah.
  2. Harmonisasi Data merupakan kegiatan yang bertujuan untuk tercapainya keterpaduan dalam proses produksi data di daerah, sehingga tidak terjadi duplikasi pengumpulan data yang sama dan mempermudah pengguna data dalam menemukan lokasi data yang tersedia. Dalam harmonisasi data dilakukan identifikasi data-data mana saja yang termasuk data lintas instansi yang dilakukan bersama-sama oleh Walidata dengan OPD. Hasil dari proses identifikasi ini adalah Kanvas Produsen Data.

Program Kegiatan

Dalam pembuatan program kegiatan terdapat 3 tahapan yang harus dilakukan, yaitu pembuatan Rencana Aksi, pemantauan dan evaluasi, dan pelaporan. Pembuatan program kegiatan berperan sebagai penunjang pelaksanaan kebijakan agar dapat mencapai tujuan dari penyelenggaraan Satu Data Indonesia. 

  1. Rencana Aksi (Renaksi), Pembuatan Renaksi dilakukan oleh pemerintah daerah sepanjang 1 (satu) tahun terkait penyelenggaraan Satu Data Indonesia di masing-masing daerah. Penyusunan Renaksi dilakukan bersama dengan seluruh instansi di daerah dan dapat juga melibatkan institusi luar. 
  2. Pemantauan dan Evaluasi memiliki keluaran sebuah catatan mengenai progres pelaksanaan Satu Data Indonesia di daerah sesuai dengan Renaksi yang sudah disusun. Proses ini dilakukan secara berkala pada setiap tahapan aksi. Hal ini dilakukan agar Renaksi yang diselenggarakan sesuai dengan target dan tujuan yang sudah ditentukan.
  3. Pelaporan, bertujuan untuk mendokumentasikan apa aktivitas-aktivitas yang sudah dilakukan dan pencapaian kinerja dalam penyelenggaraan Satu Data Indonesia di dalam periode tertentu. Pelaporan ini memiliki keluaran sebuah laporan yang memberikan wawasan sejauh mana target-target di dalam Renaksi tercapai sepanjang 1 (satu) tahun.

Koordinasi Forum Satu Data

Pada bagian ini akan dibahas mengenai alur koordinasi forum data yang didalamnya terdapat komunikasi dan koordinasi awal, komunikasi dan koordinasi berkala serta kelompok kerja tematik. Alur koordinasi forum data akan memandu dalam proses koordinasi antar masing-masing aktor dalam Satu Data Indonesia.

  1. Komunikasi dan Koordinasi Internal merupakan komunikasi awal dalam pelaksanaan Satu Data Indonesia yang dipimpin oleh Kepala Daerah untuk selanjutnya membentuk Tim Pelaksana Satu Data Indonesia. Setelah Tim Pelaksana Satu Data Indonesia terbentuk, kemudian akan dibahas terkait proses komunikasi dan koordinasi di dalam Tim Pelaksana Satu Data Indonesia, seperti aktor-aktor yang terlibat di dalam Tim Pelaksana Satu Data Indonesia serta proses koordinasi antar tiap aktor.
  2. Komunikasi dan Koordinasi Instansi Eksternal, Tim Pelaksana Satu Data Indonesia melakukan koordinasi dengan instansi eksternal terkait dengan topik-topik spesifik yang menjadi pembahasan penyelenggaraan Satu Data Indonesia sesuai dengan kebutuhan Tim Pelaksana Satu Data Indonesia.
  3. Kelompok Kerja Tematik merupakan kelompok kerja yang dibentuk berdasarkan kebutuhan koordinasi yang lebih spesifik sesuai dengan tema yang diangkat. Tema-tema yang  dimaksud dapat didasarkan pada kebutuhan pembahasan tema tertentu, atau adanya permasalahan yang muncul pada sektor tema tertentu yang membutuhkan pembahasan khusus.